Jenis Penyakit Cupang

White Spot (Bintik Putih)

Cupang dapat terkena penyakit white spot (bintik putih) yang menyerang sisik ikan dan gampang sekali menular. Air yang kotor dan pakan yang tidak bersih biasanya akan menimbulkan gejala bintik-bintik putih pada sisik ikan. Jika sudah terkena penyakit ini, nafsu makan cupang akan berkurang, warnanya terlihat pucat, serta sirip dan ekornya menguncup. Dalam beberapa kasus, cupang menabrakkan dirinya ke dinding akuarium karena rasa gatal di tubuhnya.

 

Infeksi Jamur Kulit

Infeksi jamur kulit ini ditandai dengan munculnya bercak putih pada sirip ikan. Bentuknya seperti gumpalan kapas. Jika sudah terkena penyakit ini, biasanya nafsu makan cupang akan menurun, gerakannya semakin pasif, dan dalam beberapa kasus warnanya semakin memudar. Penyebabnya lagi-lagi air akuarium yang kotor karena jarang dibersihkan.

 

Velvet (Bintik Emas/Karatan)

Penyakit ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik berwarna emas cenderung gelap seperti karat pada tubuh cupang. Cupang juga akan semakin pasif dan malas bergerak, warnanya menjadi pucat, siripnya menguncup, serta nafsu makan berkurang. Penyebab penyakit ini kurang lebih sama dengan penyakit sebelumnya, yaitu air yang tidak bersih dan kualitas pakan yang tidak terjaga.

 

Fin Rot (Sirip Busuk)

Jika muncul warna kemerahan pada sirip cupang, sirip sobek dan rontok, warna cupang menjadi lebih pucat, bahkan jika dibiarkan badan ikan ikut membusuk, kamu perlu waspada. Cupang peliharaanmu diserang penyakit fin rot. Penyakit ini disebabkan bakteri yang muncul akibat kualitas dan kebersihan air yang buruk.

 

Pop Eye (Mata Bengkak)

Cupang kesayanganmu juga bisa terkena penyakit pop eye atau mata bengkak. Cupang yang terkena penyakit ini biasanya akan kehilangan nafsu makan, gerakan semakin pasif, sirip menguncup, hingga warna perlahan memudar. Pada kondisi parah, maka ikan membengkak hingga nyaris seperti akan keluar layaknya ikan mas koki. Jika keadaan sudah seperti ini, biasanya pengobatan akan sulit dilakukan.

 

Berak Putih

Berak putih ini dikenal juga dengan ‘penyakit mencret’ pada ikan cupang. Ikan cupang yang terkena penyakit ini akan mengeluarkan kotoran putih memanjang atau menggumpal. Ikan juga menjadi tidak aktif, kehilangan nafsu makan, dan terlihat pucat. Penyakit ini disebabkan oleh parasit seperti cacing nematoda yaitu Ascaris Lumbricoides.

 

Inflamed Gilss (Insang Merah)

Penyakit satu ini diakibatkan keracunan nitrat. Warna insang cupang yang terkena penyakit ini akan terlihat merah dan tidak tertutup rapat. Insang ikan akan membengkak sehingga membuat kesulitan bernapas. Oleh karena itu, ikan kerap terlihat di permukaan air.

 

Dropsy (Sisik Nanas)

Penyakit ini adalah penyakit ikan paling menular. Perut ikan yang terkena penyakit ini akan membengkak karena tidak bisa buang kotoran. Pada kondisi ekstrem, pembengkakan akan menyerupai ikan buntal. Selain itu sisik mulai mengembang seperti kulit nanas. Itu sebabnya penyakit ini dinamakan penyakit kulit nanas.